Beranda / Romansa / Please Me, Dear Bos! / Bab 173 Perlindungan Tanpa Celah

Share

Bab 173 Perlindungan Tanpa Celah

Penulis: Cynta
last update Tanggal publikasi: 2026-08-30 14:50:24

​Thalia spontan mendongak, menatap Ivan dan Zacky dengan tatapan penasaran, menunggu informasi Ivan menyebutkan nama seseorang.

‘Siapa.. Siapa yang menyebarkan gosip itu..?!’ batinnya.

"Ada transaksi mencurigakan di rekening Nona Maya dua hari lalu dari sumber tak dikenal, dan alamat IP pengunggah file berasal dari komputer kerja miliknya," ucap Ivan, memberikan informasi lebih lengkap

​"P-Pak Ivan... Maya...? Maya divisi penasaran? Sahabatku... Tidak mungkin dia melakukan itu..." cicit Tha
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 388 Kehangatan di Danau Comoro

    ​"Terima kasih atas sambutan hangatnya, Tuan," pangkas Thalia lembut, senyuman manis dan anggun menghiasi wajah cantiknya tanpa ada sedikitpun keraguan. ​Thalia menerima panggilan 'Nyonya Alvarez' itu dengan kepala terangkat penuh percaya diri. Jari-jarinya masih tertaut erat di sela jemari besar Zacky, menikmati genggaman posesif suaminya yang tak pernah terlepas dari pinggangnya. ​Pria paruh baya berambut memutih itu, Mario, sang pemilik resort kembali menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Suatu kehormatan besar bagi kami untuk melayani Tuan dan Nyonya Alvarez. Seluruh kompleks resort tebing ini telah dikosongkan sepenuhnya sesuai perintah Tuan Zacky. Tidak ada tamu lain, tidak ada pihak luar, hanya Anda berdua." ​Zacky menatap Mario dengan pandangan datar, kaku, dan dingin. "Pastikan semua stafmu menjaga mulut mereka, Mario. Kalau ada satu foto atau informasi sekecil apa pun yang bocor ke media internasional, kamu tahu be

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 387 Suara di Atas Udara

    ​Thalia tersenyum puas mendengar suara erangan dari pria yang biasanya selalu dingin dan kaku itu, rasa percaya diri Thalia semakin meledak. Ia membungkukkan tubuhnya sedikit, membiarkan rambut panjangnya jatuh menutupi sisi wajah Zacky. Bibir Thalia mendaratkan kecupan basah di rahang tegas suaminya, sementara tangannya terus bergerak menyentuh milik Zacky dengan tempo yang semakin cepat. ​"Sshhh... sialan, Thalia... kamu benar-benar membuatku gila..." geram Zacky, urat-urat di lehernya menonjol menahan nikmat yang luar biasa. Tangan kekar pria itu meremas pinggang Thalia, mencoba mengambil alih kendali, namun Thalia menepisnya pelan. ​"Diam dan nikmati saja, Zacky. Biarkan aku yang memegang kendali kali ini," bisik Thalia sensual tepat di telinga pria itu. ​Permainan panas di udara itu benar-benar menguras akal sehat mereka berdua. Desahan Thalia dan era

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 386 Perjalanan Melelahkan

    ​"Zacky... kita baru saja lepas landas," goda Thalia, jantungnya kembali berdegup kencang saat melihat tatapan memanas di manik mata suaminya. ​Zacky mengurung tubuh Thalia, meletakkan kedua tangannya di sisi ranjang. Wajahnya menunduk hingga hidung mereka nyaris bersentuhan. "Kita punya waktu tiga belas jam di udara, Thalia. Dan aku berencana memastikan kamu tidak melupakan malam pertama kita sedetik pun." ​Bibir Zacky langsung menyapu telinga Thalia, membisikkan kalimat-kalimat sensual yang membuat bulu kuduk wanita itu meremang hebat. ​"Kamu terlihat sangat menggoda saat merasa canggung dengan semua kemewahan ini, Thalia... Membuatku semakin ingin melahap dirimu dan membuktikan bahwa hanya aku yang kamu butuhkan diantara semua kemewahan ini," desis Zacky parau. ​"Mmph... Zacky..." desah Thalia pelan saat bibir panas pria itu mulai memberikan kecupan-kecupan basah di leher jen

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 385 Kemewahan yang Berlebihan

    "Seminggu penuh di dalam kamar hotel tanpa melihat dunia luar sedikit pun? Kamu benar-benar berniat mengurungku, Tuan Alvarez?" pangkas Thalia. Tawanya terdengar renyah memecah suasana pagi di dalam kamar presidential suite yacht yang masih dipenuhi aroma percintaan mereka semalam. ​Jari lentik Thalia bermain nakal di dada bidang suaminya yang masih telanjang, menelusuri otot-otot tegap yang mengeras di bawah sentuhannya. Rasa percaya diri Thalia tumbuh semakin sempurna, tidak ada lagi rasa canggung atau ketakutan saat menatap wajah kaku pria yang kini sah menjadi suaminya. ​Zacky menyunggingkan senyum sensual yang membuat ketampanannya semakin tidak masuk akal. Tangan kekarnya merengkuh pinggang Thalia, menarik wanita itu hingga menabrak dadanya. ​"Dunia luar sama sekali tidak menarik bagiku, Thalia," desis Zacky dengan suara serak khas bangun tidur. Pria itu menunduk, menghirup aroma manis

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 384 Di Atas Kapal Yacht

    ​Thalia menuruti perintah itu dengan patuh. Ia berdiri di tepi ranjang, sementara Zacky dengan telaten membantu menurunkan gaun pengantin yang berat itu hingga meluncur jatuh ke atas karpet tebal, menyisakan Thalia yang kini hanya berbalut pakaian dalam renda berwarna putih bersih.​Udara dingin dari pendingin ruangan seketika menyentuh kulit Thalia, membuatnya sedikit menggigil. Namun, rasa dingin itu langsung menguap saat Zacky kembali merengkuh tubuhnya, memeluknya dari belakang.​"Zacky..." bisik Thalia, memejamkan mata saat merasakan dada bidang suaminya menempel rapat di punggung polosnya.​"Aku mencintaimu, Thalia. Lebih dari apapun yang kumiliki di dunia ini," desis Zacky tepat di telinga wanita itu.​Sentuhan jemari Zacky mulai menelusuri setiap inci tubuh mulus Thalia. Tangan pria itu bergerak dari pinggang rampingnya, merayap naik membelai perut ratanya, hingga memberikan remasan lembut yang posesif pada kedua bukit kembar istrinya dari

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 383 Kita Mau Kemana?

    ​Thalia tersipu malu, jantungnya berdebar kencang saat melihat arah langkah mereka. Bukannya kembali ke dalam vila utama, Zacky justru menuntun Thalia menyusuri jalan setapak berpasir putih yang mengarah ke dermaga pribadi pulau tersebut. ​Di sana, sebuah kapal yacht raksasa tiga tingkat berwarna putih bersih telah berlabuh. Lampu kristal kekuningan menyala dari dalam kabinnya, memantul indah di atas permukaan laut yang tenang. Puluhan pengawal elit sudah bersiaga di sekitar dermaga, memberikan hormat saat melihat Zacky dan Thalia tiba. ​"Kita akan menghabiskan malam pertama kita di sini, Zacky?" cicit Thalia takjub, menatap kemegahan kapal pesiar yang bahkan lebih mewah dari hotel bintang lima. ​"Presidential suite di dek paling atas sudah kusiapkan khusus untukmu, sayang," balas Zacky parau. ​Tanpa peringatan, Zacky membungkuk dan langsung mengangkat tubuh Thalia ke dalam gendongan bridal s

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status