بيت / Romansa / Please Me, Dear Bos! / Bab 176 Sentuhan di Bawah Meja

مشاركة

Bab 176 Sentuhan di Bawah Meja

مؤلف: Cynta
last update تاريخ النشر: 2026-08-31 10:01:52

Thalia memberanikan diri membuka kaitan sabuk pinggang Zacky tanpa menunggu aba-aba lagi..

‘Aku pasti bisa melakukannya..’ batin Thalia.

​Bunyi gesper yang bergesekan terdengar samar di tengah keheningan ruangan.

Tangannya lalu menurunkan resleting celana pria itu perlahan, membiarkan udara dingin ruangan menerpa area intim Zacky yang sudah menegang sempurna.

​"Aarrghh... Thalia..." erang Zacky pelan, kepalanya sedikit mendongak ke
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 390 Pemeriksaan Darurat

    ​"Zacky... Jangan berteriak pada mereka, ini bukan salah pelayan," cicit Thalia lirih. ​Suaranya hampir tak terdengar di dalam kamar tidur utama vila yang super mewah itu. Tubuh mungilnya terbaring lemah di atas ranjang, dibalut selimut tebal yang hangat. ​Zacky berjalan bolak-balik di tepi ranjang dengan rahang mengeras kaku seketika menghentikan langkahnya. Pria itu berlutut di sisi tempat tidur, meraih telapak tangan Thalia yang dingin, lalu mengecupnya berkali-kali dengan perasaan cemas yang menyiksa batinnya. ​"Aku tidak peduli pada mereka, Thalia. Aku hanya peduli padamu," desis Zacky parau. Matanya menatap wajah pucat sang istri dengan kepanikan yang sangat nyata. "Kamu mendadak lemas dan mual seperti ini... Bagaimana mungkin aku bisa tenang?" ​Thalia mencoba menyunggingkan senyum tipis, meski kepalanya masih terasa begitu berat dan berputar. "Aku hanya sedikit pusing, Zacky. Mungkin ak

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 389 Makan Malam Menegangkan

    ​Thalia tersentak, refleks menoleh ke arah sumber cahaya. "Zacky... ada seseorang di sana! Kamera?"​Seketika itu juga, rahang Zacky mengeras kaku. Aura dingin dan berbahaya memancar kuat dari tubuh tegap sang CEO. Dalam gerakan kilat, Zacky menarik kepala Thalia ke dalam dekapannya, menyembunyikan wajah cantik istrinya di dada bidangnya agar tidak tertangkap kamera.​Zacky menekan tombol di earpiece komunikasinya dengan nada suara yang sangat mematikan.​[Ivan.]​[Saya di sini, Pak Zacky. Tim pengawal sudah mendeteksi keberadaan fotografer asing itu,] lapor Ivan cepat dari kapal pengawal yang membuntuti di jarak aman.​[Beli seluruh kantor media tempat bajingan itu bekerja detik ini juga. Hancurkan seluruh salinan foto, kamera, dan perangkat memorinya di tempat!] perintah Zacky kaku tanpa ampun. [Kalau dia menolak atau mencoba melawan, pastikan karirnya hancur dan perusahaannya bangkrut sebelum matahari terbenam.]

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 388 Kehangatan di Danau Comoro

    ​"Terima kasih atas sambutan hangatnya, Tuan," pangkas Thalia lembut, senyuman manis dan anggun menghiasi wajah cantiknya tanpa ada sedikitpun keraguan. ​Thalia menerima panggilan 'Nyonya Alvarez' itu dengan kepala terangkat penuh percaya diri. Jari-jarinya masih tertaut erat di sela jemari besar Zacky, menikmati genggaman posesif suaminya yang tak pernah terlepas dari pinggangnya. ​Pria paruh baya berambut memutih itu, Mario, sang pemilik resort kembali menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Suatu kehormatan besar bagi kami untuk melayani Tuan dan Nyonya Alvarez. Seluruh kompleks resort tebing ini telah dikosongkan sepenuhnya sesuai perintah Tuan Zacky. Tidak ada tamu lain, tidak ada pihak luar, hanya Anda berdua." ​Zacky menatap Mario dengan pandangan datar, kaku, dan dingin. "Pastikan semua stafmu menjaga mulut mereka, Mario. Kalau ada satu foto atau informasi sekecil apa pun yang bocor ke media internasional, kamu tahu be

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 387 Suara di Atas Udara

    ​Thalia tersenyum puas mendengar suara erangan dari pria yang biasanya selalu dingin dan kaku itu, rasa percaya diri Thalia semakin meledak. Ia membungkukkan tubuhnya sedikit, membiarkan rambut panjangnya jatuh menutupi sisi wajah Zacky. Bibir Thalia mendaratkan kecupan basah di rahang tegas suaminya, sementara tangannya terus bergerak menyentuh milik Zacky dengan tempo yang semakin cepat. ​"Sshhh... sialan, Thalia... kamu benar-benar membuatku gila..." geram Zacky, urat-urat di lehernya menonjol menahan nikmat yang luar biasa. Tangan kekar pria itu meremas pinggang Thalia, mencoba mengambil alih kendali, namun Thalia menepisnya pelan. ​"Diam dan nikmati saja, Zacky. Biarkan aku yang memegang kendali kali ini," bisik Thalia sensual tepat di telinga pria itu. ​Permainan panas di udara itu benar-benar menguras akal sehat mereka berdua. Desahan Thalia dan era

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 386 Perjalanan Melelahkan

    ​"Zacky... kita baru saja lepas landas," goda Thalia, jantungnya kembali berdegup kencang saat melihat tatapan memanas di manik mata suaminya. ​Zacky mengurung tubuh Thalia, meletakkan kedua tangannya di sisi ranjang. Wajahnya menunduk hingga hidung mereka nyaris bersentuhan. "Kita punya waktu tiga belas jam di udara, Thalia. Dan aku berencana memastikan kamu tidak melupakan malam pertama kita sedetik pun." ​Bibir Zacky langsung menyapu telinga Thalia, membisikkan kalimat-kalimat sensual yang membuat bulu kuduk wanita itu meremang hebat. ​"Kamu terlihat sangat menggoda saat merasa canggung dengan semua kemewahan ini, Thalia... Membuatku semakin ingin melahap dirimu dan membuktikan bahwa hanya aku yang kamu butuhkan diantara semua kemewahan ini," desis Zacky parau. ​"Mmph... Zacky..." desah Thalia pelan saat bibir panas pria itu mulai memberikan kecupan-kecupan basah di leher jen

  • Please Me, Dear Bos!    Bab 385 Kemewahan yang Berlebihan

    "Seminggu penuh di dalam kamar hotel tanpa melihat dunia luar sedikit pun? Kamu benar-benar berniat mengurungku, Tuan Alvarez?" pangkas Thalia. Tawanya terdengar renyah memecah suasana pagi di dalam kamar presidential suite yacht yang masih dipenuhi aroma percintaan mereka semalam. ​Jari lentik Thalia bermain nakal di dada bidang suaminya yang masih telanjang, menelusuri otot-otot tegap yang mengeras di bawah sentuhannya. Rasa percaya diri Thalia tumbuh semakin sempurna, tidak ada lagi rasa canggung atau ketakutan saat menatap wajah kaku pria yang kini sah menjadi suaminya. ​Zacky menyunggingkan senyum sensual yang membuat ketampanannya semakin tidak masuk akal. Tangan kekarnya merengkuh pinggang Thalia, menarik wanita itu hingga menabrak dadanya. ​"Dunia luar sama sekali tidak menarik bagiku, Thalia," desis Zacky dengan suara serak khas bangun tidur. Pria itu menunduk, menghirup aroma manis

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status