“Karin, kamu jangan terlalu merendahkan diri seperti itu,” ujar Dila memegang tangan Karin.“Tapi apa yang aku katakan itu benar, kan, Dila? Dan kamu saja belum tentu mau berteman sama aku setelah ini.”Dila menggelengkan kepalanya sambil menangis. “Karin, itu tidak benar. Kamu tetap temanku.”Emosi Karin benar-benar naik turun. Kadang-kadang sangat sensitif dan labil. Dila memaklumi itu, karena Karin mengalami kejadian yang benar-benar merusak mentalnya.“Sebenarnya kalau Rio ditangkap, aku sangat takut sekali. Takut orang-orang tahu kalau aku sudah diperlakukan seperti itu oleh Rio,” sambung Karin.“Kalau dia tidak ditangkap, brengsek itu akan tetap merajalela. Kemarin aja dia kerja seperti tidak terjadi sesuatu. Kalau aku tahu dari pagi kemarin, mungkin udah aku hajar dia di kantor,” ucap Dila.“Sekarang, ya udah, kamu istirahat aja dulu. Fokus dengan pemulihan dan jangan berpikir macam-macam. Oke? Kalau kamu butuh apa-apa, bilang sama aku. Aku di sini tugasnya menjaga kamu, lho,”
Last Updated : 2026-08-28 Read more