Malam harinya.“Tunggu!”Wang Yue mengenakan topeng hitam yang menutupi sebagian wajahnya. Topeng itu menutupi sisi kiri wajah hingga pangkal hidung, sementara mata dan sisi kanan wajahnya tetap terlihat jelas. Dalam kegelapan malam, topeng tersebut membuat sosoknya tampak dingin dan sulit dikenali.Ketika Guru dan Kakak seperguruan menatapnya, dia mengangguk. “Ayo!” ajak Wang Yue, memimpin jalan. Bersama Mo Cangyuan dan Mo Tianyu, dia bergerak menuju saluran air tua yang berada di sisi timur istana. Berkat peta yang dibuat Tuoba Yuan, mereka berhasil memasuki kompleks istana tanpa menarik perhatian para penjaga.Istana Kekaisaran Beiyuan berdiri megah di tengah ibu kota. Bangunan-bangunan beratap emas berjajar rapi di balik tembok merah yang menjulang tinggi. Di kejauhan, Balairung Kaisar tampak berdiri paling megah, dikelilingi paviliun, taman batu, dan kolam teratai yang luas.“Hati-hati!” seru Mo Tianyu. Ketiganya bergerak melintasi taman belakang yang sepi.Tidak lama kemudia
Última actualización : 2026-08-04 Leer más