Ketika tubuh Lana hampir menyentuh lantai satu orang lebih dulu menahan tubuhnya."Na, Lana!" Panggil Laiv penuh kepanikan. Tangannya menepuk pelan pipi Lana.Semua orang saling tatap melihat bagaimana cemasnya sang CEO."Ta, panggil dokter.""Kak, obat." Kata Lana menggunakan bahasa isyarat."Tolong, cari di tasnya." Teman sekamar Lana gegas mencari di tas Lana.Mita mendekat, dia berikan obat yang teman Lana ulurkan."Alergi?"Lana mengangguk. "Aku tidak tahu ada udang di sana."Ekspresi Laiv seketika menggelap. Dan Mita tahu apa artinya."Jangan salahkan siapapun. Tolong."Lana berkata tanpa suara sambil menarik kemeja Laiv. Dia mengerti pria itu akan segera memarahi staf hotel."Oke, kamu istirahat dulu."Lana mengangguk. Dalam bimbingan Laiv, Lana berjalan meninggalkan venue. Menyisakan segudang tanya pada mereka yang ada di sana."Apa pikiran
Last Updated : 2026-09-25 Read more