***"Kau tidak mau ditemani?" tanya Adrian, menatap keponakannya dengan binar mata cemas yang tak tersembunyi.Aurora menggelengkan kepalanya pelan, menyunggingkan senyum tipis nan teduh untuk menenangkan sang paman. "Tidak perlu, Paman. Paman tidak perlu khawatir, aku bisa menjaga diri.""Tapi mereka selalu menyakitimu, Rora," tegur Adrian dengan nada suara berat. Tangannya mengepal rapat di samping tubuhnya saat teringat bagaimana keluarga Ashford berulang kali menginjak-injak harga diri wanita di hadapannya ini."Ya," sahut Aurora halus, namun matanya memancarkan kilat keteguhan yang tak tertandingi. "Dan aku akan mengakhiri semuanya hari ini. Apalagi besok kita sudah harus kembali ke Paris."Adrian menatap netra jernih Aurora cukup lama sebelum akhirnya menghela napas panjang dan mengangguk pasrah. "Baik. Paman akan memantau dari sini. Jika mereka berani menyakitimu lagi, Paman tidak akan bisa tinggal diam.""Terima kasih, Paman," bisik Aurora mengangguk mantap.Dengan langkah teg
Last Updated : 2026-10-16 Read more