***Udara di dalam ruangan kerja Theodere terasa begitu dingin dan mencekam, seolah oksigen di dalamnya telah habis tersedot oleh amarah yang membakar.Di balik meja kerja kayu itu, Tuan Besar Theodore Devereux berdiri dengan tangan bergetar hebat. Rahangnya mengatup rapat, dan pasang mata tuanya menatap tajam kepada pemuda yang berdiri tegak di hadapannya."Kau melakukan semua ini demi wanita itu?!" suara Theodore meledak, menggema ke seluruh sudut ruangan. "Dia bahkan orang asing! Tidak ada setetes pun darah Devereux yang mengalir di nadinya, tapi kau malah memilih membelanya mati-matian daripada aku... kakek kandungmu sendiri?!"River, yang di dunia bawah tanah dikenal sebagai Raven, berdiri dengan postur tubuh yang tenang luar biasa. Namun, di balik ketenangan itu, pendar mata hijaunya memancarkan kilat bahaya yang sanggup membekukan darah siapa pun yang melihatnya. Ia tidak menunjukkan secuil pun rasa gentar di pria tua itu."Tapi dia menyelamatkan jiwa dan hidupku, Kakek," balas
Last Updated : 2026-10-25 Read more