Liam meraih tangan Bianca, lalu perlahan menjauhkannya dari bibirnya. Padahal gerakannya tenang, tapi tetap saja Bianca salah tingkah. Ia abaikan degup jantungnya yang tak karuan saat ini. “Sa–saya pesan makan malam,” ujar Bianca terbata. Ia mengangguk sopan, lalu menunduk segan ketika melewati Liam. Baru beberapa langkah Bianca berbalik bertanya, “Apa Tuan ada alergi makanan?” Liam tidak menjawab, lelaki itu menatap Bianca tanpa berkedip. “Saya hanya ingin memastikan–” “Udang,” pangkas Liam, membuat Bianca membeku, pasalnya ia juga alergi seafood satu itu. “Baik, Tuan.” Bianca pun kembali menuju sofa. Kini, keduanya sudah kembali duduk berdampingan di sofa. “Saya tidak lapar,” kata Liam, entah untuk keberapa kalinya seraya menatap Bianca yang tengah menyiapkan makan malam yang wanita itu pesan untuk mereka malam ini. “Nurut,” balas Bianca. Entah keberanian dari mana pula yang membuatnya mengatur hidup the devil of Hayes family itu. Belum lagi telunjuk nakalnya y
Last Updated : 2026-09-24 Read more