“Mbak Maya, aku mau tanya sesuatu, tapi tolong jangan tertawa ya,” bisik Alya sambil menggeser kursi rodanya mendekati kubikel seniornya.Maya menghentikan gerakannya yang sedang mengetik laporan, lalu menoleh dengan alis bertaut. “Tanya apa, Al? Tumben mukamu tegang begitu seperti mau ujian.”Alya meremas jemarinya sendiri, melirik ke kanan dan kiri untuk memastikan staf laboratorium R&D yang lain sedang sibuk dengan komputer masing-masing. Pertemuan dengan Arga di ruang CEO kemarin benar-benar mengacaukan isi kepalanya, terutama tentang misteri malam di kamar hotel yang masih terasa sangat abu-abu.“Mbak kan baru menikah dua bulan lalu,” Alya berdehem kecil, wajahnya mendadak terasa hangat. “Aku cuma penasaran … bagaimana sih rasanya tubuh kita setelah … malam pertama? Maksudku, apa ada efek aneh yang terasa di badan?”Maya langsung membelalakkan matanya, lalu tertawa cekikikan sambil menyenggol bahu Alya. “Wah, ada apa ini? Anak polos di lab tiba-tiba tanya soal malam pertama! Kamu
Last Updated : 2026-07-27 Read more