"Selamat atas terwujudnya mimpimu, sayang.."Elang mengulurkan tangan, Regita mengambut. Elang menerima tangan halus itu dan mengecupnya mesra, Regita tersenyum dibuatnya."Ini karena aku memiliki suami yang sangat mencintaiku. Terima kasih karena selalu memberikan yang terbaik." Balas Regita lembut.Pinggang wanita ini ditarik. Elang mendekatkan kedua dahi mereka. Jatuh cinta memang menarik. Elang seolah tak pernah punya cukup waktu untuk bermesraan dengan istrinya."Terima kasih, tuan."Pria ini menarik dagu Regita dan memberikan kecupan di bibir."Sudah ku katakan jangan panggil aku tuan lagi!" Ujarnya pura-pura menggerutu."Tapi kamu memang tuanku, kan?" Regita mengedipkan salah satu matanya."Baiklah, nyonya. Kamu memang ratuku!" Sahut Elang membawa istrinya dalam pelukan.Jika tidak ingat ini masih di kantor, mungkin Elang akan menarik Regita dan membawanya ke atas tempat tidur. Lalu, ia hujam den
Last Updated : 2026-09-28 Read more