Sendok itu diletakkan dengan keras hingga membuat Alisa menggelepar ketakutn. Tak hanya Raja, Elang memberikan tatapan sengitnya pada anak perempuan yang berusia enam tahun itu."Rafika, hentikan!" Silvya keluar dari kursi makannya dan mengambil tangan Rafika yang ingin memecahkan barang yang lain."Lepasin!" Teriak Rafika melengking.Brak!Kini semua orang dan pelayan yang muncul ikut kaget. Raja bangkit dari duduknya dengan menggeser kursi meja makan tersebut hingga terjatuh. Pria ini dengan tenang menyeka sudut bibirnya. Namun mata penuh kemarahan itu terlihat jelas."Aku sudah cukup tua untuk menerima keributan, Elang. Beri pelajaran pada anakmu itu!" Raja pergi meninggalkan anak dan menantunya. Sama sekali ia tak mau melihat cucunya yang meronta minta dilepaskan."Papa!" Seru Silvya.Belum lagi dia mendekat, Elang sudah memberikan lirikan tajamnya. Sontak Silvya berhenti melangkah."Apa yang kamu janjikan padaku tadi, Silvya?"Silvya meremas jemarinya dengan ketakutan."Maaf, Ela
Last Updated : 2026-07-29 Read more