Gadis itu pun sontak menoleh. "Iya, Pak?" "Tolong temani Rania makan siang." Kirby langsung mengangguk cepat. "Baik, Pak." Abiyya melirik tajam Rania sekilas, lalu kembali mengalihkan tatapannya kepada Kirby. "Dan pastikan dia benar-benar makan, bukan hanya duduk sambil memainkan ponsel." Diam-diam Rania memutar bola mata. Mau makan saja harus ditemani, memangnya dia anak kecil? Namun lagi-lagi, Rania memilih menelan protes itu bersama napas panjangnya. "Setelah makan, baru kalian boleh kembali bekerja," lanjut Abiyya kepada Kirby. "Siap, Pak." Abiyya mengangguk, lalu kembali menatap seluruh staf di sekitarnya. "Yang lain juga jangan lupakan makan. Kita butuh tenaga untuk menghadapi pelanggan di jam makan siang yang cukup padat dan melelahkan." Seketika beberapa staf menjawab hampir bersamaan. "Siap, Pak!" Abiyya tersenyum tipis, lalu ia berjalan pergi bersama Arkan, meninggalkan Rania dan Kirby yang masih berdiri di tempat. Kirby menatap punggung atasannya de
Last Updated : 2026-08-12 Read more