Di sisi lain, wajah Dito memerah menahan emosi. ‘Bagus... habisi dia. Kalahkan Revan!’Arena Empat berada paling dekat dengan Arena Satu, Dua, dan Tiga. Dari posisi mereka, pertarungan itu terlihat cukup jelas.Livia, Arvin, Naren, dan beberapa peserta lain pun dapat melihat setiap gerakan yang terjadi di arena. Tidak ada seorang pun yang menyangka bahwa seleksi murid baru, berubah menjadi pertarungan antara peserta ujian dan murid resmi Perguruan Sangkara.Ekspresi Naren sedikit berubah. Kekuatan Revan jelas telah meningkat. Yang lebih membuatnya terkejut adalah sikap pemuda itu masih terlihat santai, seolah pertarungan sengit tadi belum menghabiskan banyak tenaganya.Mata Livia berkilat samar. Wajah cantiknya tetap tenang, nyaris tanpa perubahan, sehingga tidak seorang pun menyadari perubahan kecil itu.Arvin juga memperhatikan pertarungan tersebut dalam diam. Sorot matanya tampak semakin tertarik.Di tengah arena, Jovian justru semakin gelisah. Dia sudah memastikan kekuatan Revan h
Dernière mise à jour : 2026-09-26 Read More