Revan hanya tersenyum tipis tanpa menghentikan langkahnya. "Dia hanya meminjam mulutnya," jawabnya tenang. "Orang yang benar-benar harus kubungkam sudah berangkat menuju Perguruan Nirakasa."Ia mengangkat pandangan ke langit biru, mengikuti arah menghilangnya cahaya yang membawa Arya pergi. Sorot matanya perlahan berubah semakin tajam ketika ia bergumam, "Hari ini kau memang melangkah lebih dulu, Arya. Namun suatu saat nanti aku akan menyusulmu, dan ketika hari itu tiba, seluruh penghinaan yang pernah kau berikan akan kubayar kembali berkali-kali lipat."Setelah melihat Arya pergi, tekad yang kuat untuk mengejarnya semakin tumbuh di dalam hati Revan. Dahulu, ia bahkan tidak berani membayangkan dirinya mampu berdiri sejajar dengan Arya karena bakat kultivasinya memang jauh tertinggal. Namun, sejak memperoleh Cincin Langit, segalanya telah berubah.Begitu kembali ke kediaman Keluarga Draksa, Revan langsung menuju ruang rahasia untuk melanjutkan kultivasi. Ia berharap dapat menembus Fase
最終更新日 : 2026-08-14 続きを読む