Tanpa terasa, tiga hari berlalu.Hari kompetisi seleksi dan pemeringkatan akhirnya tiba.Di arena utama, Revan, Livia, Arvin, Naren, dan para jenius lainnya berdiri bersama lima ratus murid yang berhasil lolos dari seleksi sebelumnya.Kompetisi kali ini bersifat sukarela. Meski begitu, sebagian besar murid tetap memilih untuk ikut serta. Hanya sebagian kecil yang memutuskan untuk tidak datang. Bahkan mereka yang sadar bahwa peluangnya kecil tetap ingin mencobanya.Bram, Daren, dan beberapa murid lain yang kekuatannya berada di bawah para jenius utama juga hadir. Mereka tentu berharap bisa memperoleh sedikit keberuntungan dari kompetisi tersebut.Di depan kerumunan, Harsa berdiri dengan ekspresi tenang. Namun, kali ini dia tidak datang sendirian.Di sampingnya berdiri tiga sosok tetua yang memiliki kedudukan tinggi. Salah satunya seorang pria tua dengan rambut hitam lebat, sedangkan di sisi lain berdiri seorang wanita paruh baya dengan paras yang masih terlihat cantik.Di barisan palin
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-27 อ่านเพิ่มเติม