Tubuh Revan seketika menegang. Urat di pelipisnya muncul ketika dia mengenali suara tersebut.“Jayendra…?!”Tak lama kemudian, seorang pelayan yang berada di barisan paling depan membawa rombongan masuk ke aula. Di belakangnya tampak beberapa murid luar Perguruan Nirakasa, disusul Jayendra, Almira, serta sejumlah orang dari Keluarga Cakrawala.Tatapan Revan langsung berubah dingin ketika melihat mereka. Dia menyapu wajah Jayendra, Almira, kepala pelayan, beberapa sepupunya, hingga para pelayan Keluarga Cakrawala yang ikut datang.Jayendra justru memasang wajah penuh kesombongan.Almira bahkan lebih dahulu membuka mulut. “Dasar anak nakal! Ibumu sudah datang, tetapi kau malah berdiri diam di sana. Kenapa tidak segera datang memberi salam?”Meski telah memiliki dua anak, penampilan Almira masih terawat dan wajahnya tetap terlihat menarik. Hanya saja, cara bicaranya saat ini sama sekali tidak menunjukkan kesan anggun. Dia tampak seperti seorang wanita yang datang untuk memarahi anaknya d
Last Updated : 2026-09-04 Read more