[Aula Utama Kediaman Hargens - Pukul 10.30 WIB]Aula utama yang biasanya dipenuhi kehangatan kini terasa seperti ruang eksekusi. Tiga puluh lima staf kediaman—mulai dari koki, pelayan, tukang kebun, hingga pengawal ring dua—berdiri berbaris dengan wajah pucat pasi. Puluhan penjaga bersenjata laras panjang mengepung ruangan, memblokir setiap pintu keluar. Tidak ada yang berani bernapas terlalu keras.Di ujung tangga, Calvin berdiri bersandar pada pagar marmer. Jasnya sudah dilepas, lengan kemejanya digulung hingga siku, menampilkan tato lambang keluarga Hargens. Ia tidak berteriak. Ia sedang mengisap cerutu dengan gerakan pelan yang sangat, sangat terukur. Keheningan pria itu jauh lebih mengerikan daripada todongan pistol.Di sampingnya, Amora berdiri anggun. Bayi Leon telah diamankan di ruang brankas antipeluru bawah tanah bersama Bagas, kepala keamanan yang kesetiaannya tak perlu diragukan. Kini, Amora tidak lagi berstatus sebagai ibu yang cemas, melainkan seorang r
Last Updated : 2026-09-03 Read more