"Kamu menuduh Mami, Sa?" Karina melebarkan matanya, sambil bercak pinggang.Mahesa menghela napas."Mahesa mohon sama mami. Mami kan, yang melakukan ini?"Karina berdecih."Mami memang tidak merestui kalian, tapi ... Mami tidak akan melakukan hal itu."Mahesa mengangguk-angguk. "Kalau ini?" Mahesa mengeluarkan ponselnya, lalu dia perlihatkan kepada Karina mengenai chat dan foto dirinya dan juga Siska. Mata Karina sedikit membelalak, dan kembali merubah raut wajahnya.Karina menunjuk fotot tersebut. "Itu foto kamu sama Siska, kan? Terus urusannya sama Mami apa?"Mahesa mebgacak rambutnya frustasi."Mami buntutin Mahesa dan mencoba mempotret semua kegiatan Mahesa dan Siska, lalu mengirimkannya kepada Tiara. Iya kan?"Karina tertawa renyah, seolah tuduhan Mahesa sama sekali tidak masuk akal. Dia bahkan sempat menggelengkan kepala sambil melipat kedua tangan di depan dada.“Ya ampun, Mahesa. Kamu ini sudah besar, tapi masih saja berpikir macam-macam.” Karina mendecakkan lidah. “Memangnya Ma
Last Updated : 2026-10-19 Read more