Hantaman itu membuat tubuh Aksa terlempar ke belakang hingga napasnya sempat terhenti dan dadanya terasa sesak. Suara benturan senjata dan teriakan orang-orang di sekelilingnya perlahan terdengar semakin jauh sampai akhirnya hilang sama sekali. Ketika membuka mata, kakinya sudah menjejak tanah berbatu yang keras. Gerobak, Rasyad, Na’im, maupun orang-orang yang tadi bertarung tidak lagi terlihat, sementara sejauh yang bisa ia pandang hanya ada hamparan pasir di antara bukit-bukit batu yang berakhir pada kegelapan di segala arah. Aksa memandang dari satu bukit batu ke bukit lainnya, lalu kembali melihat hamparan pasir di depannya ketika suara gesekan terdengar dari belakang. Ia segera berbalik. Geraman rendah terdengar dari balik kegelapan, kemudian sesosok monster perlahan berjalan keluar dari sana dengan tubuh sedikit transparan. Aksa menatapnya lekat. Bentuk tubuhnya, wajahnya, sampai guratan Rajah di kedua kakinya sama dengan monster yang beberapa saat lalu mati di dekat geroba
Última atualização : 2026-09-30 Ler mais