"Gerbangnya sudah memilih sendiri,” lanjut Ki Jagat. Kabut hitam mulai bergerak menuju Jaya, Ratri langsung berdiri di depannya.Namun Jaya segera menariknya untuk ke samping. "Jangan!”"Aku tidak akan membiarkanmu sendirian!” tegas Ratri. "Ratri…?" panggil Jaya. "Aku sudah memilihmu!” jawab Ratri. Tatapan mereka bertemu dan di tengah kekacauan itu, suara Ratri terdengar sangat lembut. "Dan aku tidak akan membiarkan siapa pun membuat pilihan itu menjadi alasan untuk memisahkan kita!” lanjut Ratri. Jaya menggenggam tangannya."Kalau begitu…," Ia mengangkat pedangnya."...kita hadapi ini bersama!”Tiba-tiba terdengar suara dari dalam gerbang, bukan suara Naga Langit dan bukan pula suara manusia.Melainkan suara perempuan tua yang sangat dikenalnya. "Jaya…,"Ratna membeku. "It– iitu…?"Sekar Wening muncul di ambang gerbang dengan wajahnya yang pucat, tatapannya langsung tertuju kepada Ardhan. "Jangan katakan kepadanya!”Ardhan langsung menunduk dan Sekar berjalan perlahan mendekat.
Last Updated : 2026-10-07 Read more