Dilan membeku di atas ranjang, dadanya berdegup kencang saat mendengar suara keras yang menggedor pintu kamar di tengah pekatnya malam. Tiara yang masih emosional dan berselimutkan kain tipis seketika menghentikan isakannya, menatap pintu dengan raut wajah panik dan bingung."Siapa itu malam-malam begini, Kak?" bisik Tiara cemas, merapatkan selimut ke dadanya.Dilan bergerak cepat mengenakan kembali celana dan kemejanya yang berantakan di lantai. "Kamu tetap di sini, Tiara. Pakai pakaianmu. Biar Kakak yang periksa."Dilan melangkah tegap mendekati pintu kayu, lalu membukanya sedikit. Di luar, bukannya sosok perkasa Tuan Besar Dirgantara atau deretan pengawal berjas hitam yang berdiri, melainkan seorang wanita paruh baya, bernama Ibu Heni, pemilik kosan tersebut bersama Dua orang pria berbadan tegap berseragam penjaga lingkungan berdiri di belakangnya dengan tangan terlipat di dada."Ada apa ya, Bu? Ini sudah tengah malam," tanya Dilan dengan nada dingin, mencoba menekan kekagetan
Last Updated : 2026-09-08 Read more