Bab 23 Tanpa memberikan waktu bagi Sonia untuk menutupi tubuhnya yang sudah polos, Arya melangkah maju memangkas jarak.Pria itu menatap tajam tumpukan berkas rekam medis dan dokumen sisa operasi dr. Handoko di atas meja kerja istrinya."Kamu bilang kamu sangat membenci kecerobohan pria itu di ruang rapat tadi," ucap Arya menunjuk tumpukan kertas tersebut."Tapi kamu masih menyimpan dokumen sampah miliknya di atas mejamu.""Itu berkas serah terima pasien dari ruang bedah, Arya. Tolong berikan jas dokterku," pinta Sonia mencoba menutupi dadanya menggunakan kedua tangan menyilang.Sonia membungkukkan tubuhnya berniat mengambil jas putihnya yang tergeletak di atas lantai keramik."Jangan berani menyentuh pakaianmu," larang Arya mencengkeram pergelangan tangan istrinya dengan cepat.Pria itu menarik lengan Sonia dan memaksanya berdiri tegak kembali memamerkan kulit putih bersihnya."Singkirkan semua sampah peninggalan pria itu sekarang juga," perintah Arya merentangkan tangan kir
Last Updated : 2026-09-26 Read more