Arya menepis pelan tangan ibu mertuanya dari batas sabuk celana bahannya.Tepisan itu sama sekali tidak kasar, namun energinya cukup untuk menghentikan pergerakan liar Linda.Pria itu menatap lurus ke dalam bola mata wanita paruh baya tersebut.Mata Linda memancarkan gairah yang tidak terkendali dan provokasi murahan.Alih-alih mundur atau merasa terintimidasi oleh tantangan tersebut, Arya justru membalikkan serangan itu seketika."Kamu selalu melebih-lebihkan kemampuanmu sendiri, Mama Linda," tantang Arya menatap tajam kesombongan direktur klinik itu.Pria itu merapatkan punggungnya ke daun pintu kayu solid di belakangnya."Kamu merasa jauh lebih hebat melayaniku dibandingkan putrimu sendiri?" tanya Arya merendahkan nada suaranya."Buktikan ucapan besarmu itu, sekarang."Arya memberikan sebuah perintah tegas yang langsung meruntuhkan status sosial wanita di depannya."Berlututlah sekarang!" perintah Arya tanpa memberikan ruang diskusi.Mendapat perintah sangat merendahkan
Dernière mise à jour : 2026-10-11 Read More