Sonia terdiam membisu di depan pintu baja tersebut.Wanita itu tampak ragu selama beberapa detik menatap wajah suaminya. Pikirannya berperang antara ingin membuktikan kecurigaannya lebih jauh atau menyerah pada intimidasi psikologis Arya.Dia menatap wajah suaminya yang terlihat sangat tenang dan tidak memancarkan rasa bersalah sedikit pun."Oke baiklah, aku percaya padamu, Arya," ucap Sonia akhirnya menyerah, menundukkan pandangannya. "Aku minta maaf karena sudah menuduhmu yang bukan-bukan. Aku cuma ngerasa sedikit aneh saja.”Arya tersenyum lebar mendengar kalimat pengakuan salah dan permintaan maaf dari mulut sang istri.Pria itu pun kemudian menjauhkan tubuhnya dari sang istri. Dia memberikan ruang bagi Sonia untuk bernapas lebih lega."Baguslah kalau kamu akhirnya sadar," ucap Arya merapikan kembali jas dokternya yang sempat ditarik istrinya."Lalu, kita mau ke mana sekarang?" tanya Arya melirik jam tangan peraknya. "Jam kerja operasional kita seharusnya sudah selesai li
Last Updated : 2026-10-02 Read more