Angin malam masih berhembus pelan saat Xuyue berdiri di lorong paviliun Kaisar. Di hadapannya, sosok berjubah hitam dengan topeng perak berdiri diam, hawa dingin menyelimuti sekitarnya.Lentera giok bergoyang pelan, cahayanya memantul di lantai batu giok yang kini terasa seperti medan perang.Penasihat Bayangan tidak bergerak. Ia hanya menatap Xuyue dengan mata redup yang menyala samar.Di tangannya, energi hitam mulai berkumpul, membentuk pusaran kecil yang berdesis pelan.Xuyue melangkah maju, jubah putihnya berkibar pelan. Matanya tajam, tubuhnya tenang, namun aura di sekelilingnya mulai berubah. Udara bergetar, seolah mengenali kekuatan yang selama ini tersembunyi."Jika kau ingin menguji," ucap Xuyue pelan, "maka malam ini, aku akan menjawab dengan cahaya yang kau sembunyikan selama ini."Penasihat Bayangan mengangkat tangannya, dan dalam sekejap, pusaran energi hitam melesat ke arah Xuyue.Namun sebelum menyentuh tubuhnya, Xuyue mengangkat satu jari, dan cahaya perak menyala dar
Last Updated : 2026-09-20 Read more