Setelah gairah itu akhirnya mereda, Ivy menatap langit-langit kamar dengan mata yang berkaca-kaca. "Jika dia benar-benar hidup, dia akan terkejut melihat siapa aku sekarang."Arthur mengusap rambut Ivy yang berantakan, sambil menatapnya dengan mata yang penuh pemujaan yang kelam. "Dia akan melihat wanita yang paling kuat di New York. Dia harus belajar untuk tidak meremehkan apa yang sudah kita bangun bersama."Ivy memejamkan mata, membiarkan kantuk menjemputnya di bawah pengawasan ketat pria yang telah menjadikannya ratu. Namun, di balik kelopak matanya, ia masih bisa melihat tulisan tangan ibunya yang memintanya untuk melarikan diri."Arthur, kau tidak akan menyembunyikan apa pun lagi dariku, kan?" gumam Ivy saat kesadarannya mulai menipis.Arthur hanya mengetatkan pelukannya, mencium puncak kepala Ivy, dan menatap ke arah pintu kamar yang tertutup rapat, seolah-olah sedang menunggu serangan yang belum datang."Tidurlah, Ivy. Besok pagi, semuanya akan menjadi lebih jelas."Keheningan
最終更新日 : 2026-09-28 続きを読む