Entah berapa lama, tetapi tangan Megan mencengkram lengan Benedict. Bahkan kuku-kuku jarinya yang tajam mungkin menancap di lengan Benedict.Tapi Benedict sepertinya enggan melepaskan bibirnya.Kring!Bunyi ponselnya membuatnya sedikit terserentak. Namun tidak berselang lama, karena Benedict lebih dulu mengambil ponselnya yang berada di saku belakang celana jeasnya.Megan menoleh sehingga ciuman mereka terlepas. Tetapi tidak berselang lama, karena detik selanjutnya Benedict menarik dagunya dan kembali mencium bibirnya.Tubuhnya semakin terhimpit di tembok dengan Benedict yang masih terus mencecap bibirnya.“Buka bibirmu,” bisik Benedict.Seperti perintah, Megan membuka bibirnya begitu saja lalu lidah pria itu melesak masuk, mengacak-acak dalam bibirnya dan membuat gelombang sesuatu yang siap meledak.“Ahh!” Megan tidak bisa menahan desahannya.Tangan Benedict meremas pelan pinggang Megan.Megan kehabisan napas jika Benedict tidak melepaskan ciuman, tetapi justru ciuman pria itu berpin
Última actualización : 2026-09-03 Leer más