“Aku tidak suka dengannya,” ucap Benedict.Megan tertawa. “Kalau kamu suka sudah kamu tiduri, seperti yang kamu lakukan padaku.”Benedict berdecih pelan, kemudian tangannya menyentuh dagu Megan. “Apa yang kamu lakukan dengannya?”“Aku hanya bicara dan memperjelas status kami,” jawab Megan. “Kami hanya akan menjadi teman.”“Lalu?” tanya Benedict.Megan mengernyit, ia kemudian mendongak. “Tidak ada.”Kemudian menahan senyumnya, Megan mengalungkan kedua tangannya di leher Benendict.“Apa yang kamu lakukan pada Maggie, Scarlett dan Cassandra?” tanya Megan.“Siapa mereka?” tanya Benedict belagak polos.Megan memutar bola matanya malas. “Kamu mengeluarkan mereka semua?”“Iya tentu saja.” Benedict menunduk, lalu menaruh wajahnya di ceruk leher Megan. Mengendus wangi Megan yang akhir-akhir ini menjadi aroma favoritnya.Megan terdiam. Lalu Benedict mengangkat kepalanya. “Kampus yang mengeluarkan mereka, bukan aku.”“Dasar banyak alasan,” balas Megan.Benedict mengusap pipi Megan dengan pelan.
Última actualización : 2026-09-10 Leer más