Sabian tidak tahu merek-merek mewah mana yang hanya boleh digunakan Arka dan mana yang boleh dipakai anggota keluarga lainnya. Selama ini, dia memang tidak wajib mengetahui hal-hal seperti itu karena semua urusan itu sudah ditangani orang lain. Orang itu tidak lain adalah Maura.Suatu pagi, ketika Sabian sedang sibuk di ruang kerjanya, dia menerima telepon dari tante Arka. Sebenarnya, tante Arka itu ingin menghubungi Maura. Namun ...."Maura, kamu tahu merek apa ini?" keluhnya. "Mereka menyuruhku datang ke butik untuk melihat koleksi terbaru. Memangnya nggak bisa diantar saja ke rumah? Tolong uruskan."Dulu, cukup dengan satu telepon dari Maura, semua masalah akan beres. Mulai dari pakaian, hadiah untuk liburan, reservasi restoran, pengaturan tempat duduk saat acara keluarga, bahkan kartu nama para kerabat. Semua hal yang tidak pernah disadari Arka, diam-diam sudah diurus oleh seseorang untuknya.Namun, sekarang Maura sudah meninggalkan vila itu. Yang lebih penting, dia tidak berniat l
Read More