Faktanya, mereka adalah suami istri yang sah. Pernikahan mereka sudah tercatat secara resmi selama tiga tahun.Namun, saat berdiri di depan lift itu, Maura justru merasa seperti orang asing yang menghalangi jalan.Wanita cantik itu memiringkan kepala, lalu menatap Arka. "Arka, siapa dia?" tanyanya dengan nada manis dan polos.Setelah mendengarnya, para karyawan dan eksekutif yang berada di sana langsung menoleh. Tatapan mereka berpindah-pindah antara Arka, wanita yang bergelayut di lengannya, dan Maura. Mereka menyaksikan semuanya seperti sedang menonton serial drama.Maura menatap Arka, masih berharap pria itu akan mengatakan sesuatu. Memperkenalkannya atau setidaknya meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.Namun, jawaban Arka justru terdengar dingin. "Bukan siapa-siapa."Rasanya seperti jarum tajam menusuk jantung Maura. Jari-jarinya gemetar saat mencengkeram tasnya erat-erat."Arka," panggilnya pelan. "Aku perlu bicara denganmu."Namun, sebelum Arka sempat menjawab, wanita itu melan
อ่านเพิ่มเติม