ログインKetika Maura menjadi perbincangan di media sosial dan dituduh sebagai pelakor oleh ribuan warganet, suaminya justru sedang sibuk menjemput wanita yang telah lama menempati hatinya. Selama tiga tahun menjalani pernikahan yang dingin, Arka menyembunyikan pernikahan mereka dari publik. Dia menikahi Maura bukan karena cinta, melainkan karena Maura adalah sosok istri yang sempurna baginya. Maura adalah wanita yang pendiam, pengertian, dan selalu rela berkorban. Karena itulah, semua orang yakin satu hal, seberapa dalam pun Maura terluka, dia tidak akan pernah meninggalkan Arka. Jadi, ketika kabar bahwa Maura ingin bercerai tersebar, tak seorang pun memercayainya. "Nggak mungkin," kata Arka dengan penuh keyakinan. "Dia nggak mungkin ninggalin aku." Ketika orang-orang mengatakan bahwa Maura mungkin benar-benar serius, Arka hanya tersenyum. "Dia cuma lagi jual mahal." Sayangnya, kali ini Arka salah. Maura tidak memohon, tidak menangis, tidak pula menoleh ke belakang. Dia hanya pergi, meninggalkan pria yang selama ini dicintainya sepenuh hati. Dia kembali ke dunia hiburan dan membangun kembali kehidupan yang dahulu dia korbankan demi pernikahan tanpa cinta itu. Seiring berdatangannya berbagai proyek, penghargaan, dan kesuksesan, nama Maura pun semakin bersinar di depan sorotan publik. Dari yang semula hanya dikenal sebagai istri Arka, dia berubah menjadi seorang bintang yang dikagumi seluruh negeri. Barulah saat itu Arka menyadari kenyataan yang menyakitkan. Bukan Maura yang beruntung karena menjadi istrinya. Justru dialah yang beruntung karena pernah dicintai oleh Maura. Kini, Arka rela melakukan apa pun untuk mendapatkan kembali wanita yang dulu selalu ada di sisinya. Namun, bagaimana jika semuanya sudah terlambat? Ketika Arka berlutut di hadapan Maura, memohon agar wanita itu memberinya kesempatan untuk dicintai sekali lagi, Maura hanya memberinya senyum dingin. "Maaf, Arka. Aku nggak bisa pura-pura mencintaimu lagi."
もっと見るIni pertama kalinya Maura melihat kemarahan seperti itu di wajah Arka.Arka selalu pandai menyembunyikan emosinya. Bahkan di hadapan rival bisnis, dia tetap bisa bersikap sopan dan tenang. Maura tidak pernah menyangka bahwa orang pertama yang akan menerima tatapan penuh kejengkelan dan rasa muak dari Arka adalah dirinya.Maura membeku di tempat. Kakinya seolah berubah menjadi besi hingga tak mampu bergerak sedikit pun. Setiap kali dia merasa rasa sakitnya sudah mencapai batas, Arka selalu menemukan cara untuk membuatnya lebih terluka.Madeline menghela napas. "Aduh, Nak. Kenapa kamu nggak menjelaskan yang sebenarnya?"Maura menggeleng. "Nggak ada gunanya, Nek."Dia bukan belum pernah mencoba. Masalahnya, orang hanya akan memercayai apa yang ingin mereka percayai.Madeline menoleh kepada Jovan. "Jovan, sudah berapa lama Arka seperti ini?" Suaranya terdengar seolah dia hanya sedang bertanya sudah berapa lama cucunya sakit.Jovan menjawab, "Sejak Bu Aurora pulang dari luar negeri, Pak Ark
Jovan sebenarnya sudah memanggil ambulans bahkan sebelum Maura menyuruhnya.Untungnya, kantor pusat Grup Danendra tidak terlalu jauh dari rumah sakit.Saat Maura tiba, dia melihat banyak orang berkumpul di ruang kerja direktur utama. Ada beberapa eksekutif senior dari bagian hubungan masyarakat dan administrasi, serta beberapa anggota sekretariat. Alih-alih menangani orang yang sedang sakit, mereka malah berdiri di sana membahas penanganan krisis dan strategi humas.Maura diliputi kecemasan. Alergi bukan masalah sepele. Reaksinya bisa ringan, tetapi juga bisa mematikan. Saat ini, dia tidak punya waktu untuk memikirkan hubungannya dengan Arka. Dia menerobos orang-orang yang menghalangi jalannya dan langsung menghampiri pria itu.Maura berlutut di sampingnya dan dengan cepat melonggarkan dasi serta ikat pinggang Arka agar dia lebih mudah bernapas. Kemudian, tanpa memedulikan rok pendek yang dikenakannya, Maura duduk di lantai dan sedikit mengangkat kedua kaki Arka agar aliran darah ke ot
Setelah mendengar itu, Maura langsung waspada."Aurora? Dari mana kalian mengenalnya?"Ainur memelotot ke arah Jansen. "Ya karena bosmu itu cuma mengkhawatirkan karyawannya. Dia pernah menelepon dan menanyakan rumahmu yang terdaftar atas nama perusahaan."Maura dan Jingga saling bertukar pandang. Jingga sedikit menggeleng. Artinya, mereka belum bisa menarik kesimpulan apa pun. Mereka harus memahami seluruh situasinya terlebih dahulu.Jelas sekali Ainur takut kepada pengacara, sehingga dia tidak punya pilihan selain menyerahkan surat nikah itu."Maura ... Maura, ambil dulu surat nikah ini. Tapi pikirkan baik-baik soal perceraianmu. Kamu sudah bertahun-tahun menikah dengan orang kaya, tetapi nggak mendapatkan apa-apa dari pernikahan itu. Nanti kamu nggak akan menemukan pernikahan kedua sebaik ini lagi."Maura menerima surat nikah itu, lalu melirik dingin ayahnya yang kembali menyebutnya tidak tahu berterima kasih."Kalau aku benar-benar nggak tahu berterima kasih, sejak dulu sudah kubiar
Arka masih berdiri di sana selama beberapa menit dengan mengenakan piama.Dia jelas tidak mau tidur di sofa. Dia ingin membangunkan Maura dan bertanya apa sebenarnya masalah wanita itu.Namun, saat melihat wajah cerah Maura terbenam di bantal dan tertidur pulas dengan bibir sedikit terbuka, dia mengurungkan niatnya.Maura begitu cantik. Pada akhirnya, Arka tidak tega membangunkannya.Arka menggeleng. Dia jelas kesal, tetapi juga merasa geli dengan situasi ini. Dia mengambil selimut di ranjang dan menggesernya ke arah Maura.Kalau sekarang dia mengangkat Maura dan memindahkannya ke sofa ... wanita itu bahkan tidak akan sadar. Paling-paling, besok dia hanya akan merajuk.Dengan pikiran itu, Arka berbaring di ranjang dengan membelakangi Maura, lalu memejamkan mata.Beberapa saat kemudian, dia mencium samar-samar aroma alkohol. Bukan aroma anggur merah yang manis dan beraroma buah, melainkan aroma yang lebih kuat, bercampur dengan wangi kayu ek.Arka kembali bangun dan menatap tajam ke ara






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.