Ana melompat dengan sempurna, tanpa menimbulkan suara, dan ia berusaha tidak membuat kegaduhan. "Oh, Shit!" gumam Ana di sela segala aktifitasnya. Ana bukan kesal karena ia harus bergelantungan seperti monyet, ataupun mengendap-endap seperti maling! Ia hanya kesal karena ia tidak bisa segera pergi dari sana karena sebelumnya memiliki banyak kendala. Hidupnya akhirnya penuh banyak drama, beli m lagi ia harus menghapus jejak-jejaknya saat mengendap-endap keluar dari sana. Setelah merasa semuanya aman, akhirnya ia segera pergi meninggalkan tempat itu. Setelah berjalan beberapa waktu, akhirnya Ana sampai juga ke luar area rumah. Sebuah mobil hitam di kegelapan mulai menunggunya, dan Ana segera bergegas menuju ke sana untuk segera pergi. Pintu mobil di buka, "Selamat datang, Nona." "Hm, Jack..., apa aku terlambat?" "Sedikit, Nona. Tapi, mungkin masih bisa terkendali semuanya." Mobil melaju saat Ana sudah duduk dan menutup pintu. Ia duduk tenang, tapi pikirannya melayang jauh entah k
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-11 Mehr lesen