Suasana meja makan lantai dasar rumah megah di Jakarta tampak begitu hidup oleh canda tawa hangat usai santap pagi. Bi Surti lincah merapikan piring-piring kosong di ujung meja, sementara Wanda menyeduhkan cangkir teh manis hangat untuk Diana. Weni yang duduk di samping Tama sibuk merapikan tumpukan kertas jilid draf skripsinya yang baru saja dicetak rapi. "Mas Ganteng... coba cekin sekali lagi dong. Kertas persetujuan bimbingannya udah masuk ke stopmap belum ya?" panggil Weni menyenggol lengan tegap Tama dengan manja. Tama meletakkan cangkir tehnya, meraih stopmap merah milik Weni lalu membuka lembaran demi lembaran dengan teliti. "Lembar persetujuan bab tiga udah rapi di paling depan, lampiran data analisis juga lengkap. Nggak ada yang ketinggalan kok, Si Buncit," pangkas Tama menepuk pelan puncak kepala Weni. "Yaaay! Makasih banyak ya, Mas Ganteng! Kalau n
Última atualização : 2026-10-24 Ler mais