Tiara benar-benar serius dengan rencana dadakannya. Selepas dari ruko Farel, dia masuk ke pemukiman dan berhenti di sebuah warung makan sederhana. Dia lapar karena memang belum makan, tapi tujuan utamanya untuk mencari info kost di sekitar situ.“Abis perempatan, maju dikit terus ada gang, masuk aja, kayaknya ada kost murah, Bu.” Si penjual terlihat sangat ramah. Mungkin karena saat ini hanya Tiara yang sedang dia layani. “Kalau cari rumah yang dikontrakin, deket lapangan itu ada. Rumahnya bagus, kamar tiga.”Tanpa banyak berpikir, Tiara memburu ke rumah kost yang ditunjukkan begitu selesai makan. Uangnya tidak akan cukup kalau untuk sewa rumah.“Serius Mbak-nya mau kost di sini?” Pemilik kost seorang ibu tua yang ramah, tampak memasang wajah keheranan. Matanya seperti memindai penampilan Tiara dari atas sampai bawah. “Tapi yang kost di sini kebanyakan buruh pabrik, penjaga toko….” “Iya, kalau cocok saya serius, Bu.” Tiara tersenyum. “O-oh, ya silakan kalau mau liat kamarnya.” Si pe
Dernière mise à jour : 2026-09-05 Read More