“Mbak Tiara sudah punya laki-laki lain, tadi aku liat sendiri,” kata Widi. Membuat ketiga orang di situ melongo. “Mas Dion pun pasti nggak akan mau lagi buat mempertahankan, karena dia juga sudah punya istri. Jadi perceraian mereka nggak bisa dihindarkan lagi. Kita cuma harus cepat-cepat mengamankan aset haknya Mbak Tiara.”“Tapi nanti kita gimana kalau mau jalan-jalan, Mas?” Hanna ikut protes. “Apalagi kita bakal punya bayi lagi, anak kita tiga… repotlah kalau harus pakai motor.”“Sementara kan bisa pakai taksi—”“Nggak bisa,” tukas Bu Lela. “Kita harus bujuk Tiara untuk kembali ke Dion. Di mana tadi kamu ketemu Tiara?”Widi menarik napas. Jawaban yang sudah dia persiapkan sedari tadi, sewaktu memberitahu istrinya. “Di dekat pasar, pinggir kota.”“Yang arah terminal ke selatan kan?” Bu Lela melebarkan kelopak matanya. Saat Widi mengangguk, dia menoleh pada sang suami. “Yah, berarti Tiara masih di sekitar situ loh. Besok cari lagi, masukin tiap gang.”“Maaf ya, Yah, Mah… sekali ini a
Dernière mise à jour : 2026-09-23 Read More