Pujian sekaligus sindiran yang terlontar dari bibir Mirna menggantung di udara, membuat dada Joni terasa sesak. Namun, ia tidak membiarkan raut wajahnya goyah sedikit pun. Sebagai pria yang terbiasa mengendalikan keadaan di bawah tekanan, Joni menarik napas pendek dan membalas tatapan menelisik wanita itu dengan senyum sopan."Tante Aya orang baik, Bu. Beliau banyak bantu saya selama tinggal di sana," sahut Joni tenang.Ratna yang duduk di sebelah Mirna tertawa renyah, mengibaskan tangannya pelan ke udara seraya melirik temannya itu dengan nada menegur santai. "Kamu ini ada-ada aja, Jeng Mirna. Anak baru saya ini jangan digoda begitu, nanti grogi kerjaannya malah berantakan.""Loh, kan cuma ngomong kenyataan, Jeng," timpal Mirna enteng seraya tertawa kecil, melipat kedua tangannya di atas meja kaca. "Zaman sekarang jarang ada anak muda yang sopan dan proporsinya sebagus ini. Aya memang pintar cari teman tinggal."Joni sedikit menundukkan kepala, bersiap membalikkan badan untuk kemba
آخر تحديث : 2026-10-13 اقرأ المزيد