Rina turun dari jok belakang perlahan, lalu melepas helm dan merapikan rambutnya yang sedikit kusut. Matanya beralih menatap Joni yang masih duduk di atas motor seraya menurunkan standar samping. Gadis itu memang sengaja meminta Joni mengantarnya pulang malam ini, berdalih masih sedikit waswas jika Dimas mendadak muncul di kosannya. Tapi lebih dari itu, ia hanya ingin mencuri sedikit waktu lebih banyak bersama pemuda itu. "Nggak mau mampir dulu ke atas?" tawar Rina santai seraya menyandarkan tubuhnya ke pagar besi, kedua tangannya terlipat di depan dada. Senyum tipis terbit di bibirnya yang sedikit mengkilat di bawah cahaya lampu jalan. "Haus kan abis nyetir? Ada minuman dingin di kamar." Joni melepas helmnya, menyampirkannya di kaca spion, lalu turun dari motor dan menatap Rina lurus-lurus. "Nggak usah, Rin. Udah malam, saya langsung balik aja," tolak Joni tenang, nada bicaranya santai namun jelas tak membuka ruang tawar-menawar. Bibir Rina mengerucut sebal. Ia melangkah me
Última atualização : 2026-10-07 Ler mais