"Adrian! Kamu benar-benar anak yang sudah kehilangan akal sehat!"Suara bentakan Tuan Besar Diningrat menggema di seluruh sudut ruangan rawat inap yang mewah itu. Kemurkaan terpampang jelas di wajah pria paruh baya tersebut, membuat udara di sekitar kami terasa begitu menyesakkan.Aku yang baru saja siuman dari operasi darurat hanya bisa terdiam kaku di atas ranjang. Jantungku berdegup kencang, dihantui rasa takut yang luar biasa. Caci maki dan pengusiran yang kuterima dari keluarga Andre beberapa hari yang lalu seolah terulang kembali, kali ini dalam skala yang jauh lebih besar dan menakutkan. Keluarga Diningrat adalah raksasa bisnis di kota ini yang bisa menghancurkan hidup seseorang dalam sedetik.Namun, Adrian sedikit pun tidak bergeming. Pria itu tetap berdiri kokoh di samping ranjangku, memasang badannya sebagai perisai pelindung yang tangguh."Aku sangat sadar dengan apa yang kukatakan, Pa," jawab Adrian dengan nada suara yang dingin, tenang, namun penuh keyakinan. "Ayu dan ana
Last Updated : 2026-10-29 Read more