"Terima kasih, Pak!" ucap Leo sambil menerima plastik putih bening. Dia tersenyum lalu menyimpan plastik itu ke dalam tasnya.Leo mendongak menatap langit yang sudah mulai mendung. Awan hitam bergelombang kian tebal, menandakan sebentar lagi gerimis akan turun."Duh, harus segera pulang nih. Kalau enggak, bisa terjebak hujan deras di jalan," gumam Leo pada dirinya sendiri.Tanpa mengulur waktu, Leo segera memakai helm dan menaiki motor besarnya. Dia menyalakan mesin motornya lalu melesat cepat membelah jalanan yang cukup ramai.Sesampainya di Kos Wisma Asri, Leo memarkirkan motornya dengan cekatan. Dia segera melesat masuk, namun tujuannya bukan ke kamarnya sendiri, melainkan menuju kamar Mbak Sri.Tok! Tok! Tok!Leo mengetuk pintu kayu itu beberapa kali. "Mbak Sri? Ini Leo. Leo boleh masuk, Mbak?" panggilnya dari luar.Tak lama kemudian, terdengar suara pelan dari dalam, "Iya, Le, masuk aja. Enggak dikunci kok."Mende
Última atualização : 2026-09-19 Ler mais