Permintaan Agnes Tanujaya memicu kepanikan massal di antara jajaran dewan direksi yang langsung saling berbisik panik. Rinka Septiani berdiri tegak dari kursinya, menatap tajam ke arah Agnes dengan napas yang memburu menahan murka."Kau tidak punya hak hukum untuk memindahkan pengawal pribadi anakku, Agnes, tempatmu adalah di dewan pengawas luar, bukan mencampuri urusan internal rumah tangga kami," sergah Rinka, suaranya melengking memotong keheningan. “Perlu diingat, jika kau sampai menekan kami seperti ini, pernikahan antara dirimu dan putraku tak akan terlaksana!”Namun, Agnes hanya tersenyum tipis, menepuk pelan dokumen bersegel lilin merah di atas meja tanpa mengalihkan pandangan dari Harlan yang masih mematung di sudut ruangan."Mari kita biarkan dewan komisaris yang menilai legalitasnya nanti, Bu Rinka, namun untuk saat ini, masa depan properti kalian berada di tanganku."Rapat pleno darurat itu berakhir dengan penundaan yang menggantung akibat intervensi agresif dari Tanujaya
Last Updated : 2026-09-06 Read more