“Sudah aku bilang, kemarin malam puncak kenikmatan antara kita berdua tetapi kamu nggak mau mengakui kalau itu bagian dari rasanya,” ucap Evanzo dengan sedikit bercanda. Keia terdiam sedikit ada penyesalan dalam hidupnya, bagaimana tidak dia baru pertama kali merasakan kehidupan yang sebenarnya enggan untuk dia rasakan kembali. Tatapan kosong yang justru mendominasi keheningan antara sepasang kekasih yang tidak saling mencintai. Meskipun rasanya masih membekas jelas di dalam otaknya bagaimana tentang ekspresi Evanzo ketika berada di atas tubuhnya. “Hadiah karena kamu menuruti kemauan aku, nanti sore kita pergi ke kedai es krim ya. Itu kan kesukaan kamu, aku tahu itu salah, aku minta maaf ya, janji jangan ditekuk lagi wajahnya karena itu sangat jelek sekali, Keia,” teriak Evanzo yang sedikit membuat Keia semakin tidak nyaman. “Kenapa? Banyak cara untuk menikmati hidup, tapi kamu lebih memilih menjadi laki-laki brengsek. Kalau hidup aku berantakan sepenuhnya tanggung jawab ada di k
Terakhir Diperbarui : 2026-09-02 Baca selengkapnya