Cukup dengan memandang halaman depan Vila Nirmala yang bersih dan asri, senyum kecil terbit di bibir Nania. Apalagi ada Laila yang semangat menyambutnya setelah pulang dari pantai. Laila, si kuda poni yang manja, tertambat pada pohon di pekarangan. Sudah bertahun-tahun Nania memeliharanya. Hewan bersurai hitam legam itu adalah hadiah terindah dari Ayahnya dulu.“Apa kabarmu hari ini, Laila?” tanya Nania penuh senyum.Terlihat akrab, hidung Laila langsung menyentuh pipi Nania.“Selalu bahagia seperti biasa, kan? Nanti ikut Pak Miko ke pantai, ya. Jangan lupa makan, yang banyak,” lanjut wanita itu mengelus punggung Laila, lalu beranjak masuk ke vila. Dia naik tangga hendak pergi ke kamar untuk mengambil ponsel yang belum disentuhnya sejak semalam. “Ray pasti masih tidur,” gumamnya. Pintu kamar pun dibuka pelan-pelan, hanya cukup lebar untuk Nania menyelinap masuk. Kamar itu masih berbau alkohol bercampur parfum maskulin yang samar. Pandangan Nania menemukan benda yang dicari. Ponse
Última atualização : 2026-09-01 Ler mais