"Hanifa!" Refleks, Maria menabok lengan Hanifa yang duduk di sebelahnya. "Jangan ngadi-ngadi, ya, kamu. Baru juga sembuh." Mata Maria sampai melotot. "Kalau aku jelas nggak bisa, Mbak," timpal Sarah dengan wajah sungkan. "Mamaku lagi sakit. Takut aja nanti kenapa-kenapa." Lalu, pandangan Maria jatuh pada Heru. Meski masih ada dua orang penghuni divisi lainnya, jelas tidak memungkinkan untuk mengikutsertakan mereka karena keduanya tergolong masih baru. "Jangan lihat aku kayak gitu, Maria." Heru merasa seperti sedang menjadi tertuduh ketika Maria terus menatapnya. "Aku nggak bisa. Istriku sudah memasuki HPL minggu ini. Jelas aku nggak bisa pergi jauh-jauh." Sementara itu, Shaka langsung mengurut pelipisnya. Ia tak bisa asal menunjuk seseorang karena perjalanan ke luar kota seperti ini harus berdasarkan kesepakatan bersama. "Tuh, kan. Kayaknya memang pada nggak bisa. Jadi, biar aku aja, Mar." Hanifa mencoba meyakinkan Maria. "Tapi, Fa. Kamu baru pulih. Nggak mungkin aku
Última actualización : 2026-09-27 Leer más