Keadaan berbeda terjadi di kediaman Prabu. Begitu mobil yang dikendarainya tiba di rumah, Prabu langsung meminta Hanifa membersihkan diri. Ia ingin mengajak Hanifa makan di luar, katanya. "Tapi 'kan aku baru pulang, Mas. Aku masih capek," ujar Hanifa berusaha menolak dengan alasan yang paling masuk akal. "Sebentar doang, Fa," paksanya. Meski ini adalah hal yang sudah lama Hanifa inginkan, tapi itu dulu. Di saat ia tak lagi mengharapkan apa pun dari sikap Prabu, lelaki itu justru berubah. "Kenapa tiba-tiba mau mengajakku makan di luar?" Prabu mengendikkan bahunya acuh. "Pengen aja." Hanifa semakin bingung. Dulu, untuk mendapatkan sedikit perhatian saja, ia harus menunggu. Bahkan ketika mereka masih hanya berdua sebagai suami istri, Prabu lebih sering sibuk dengan pekerjaannya atau menghabiskan waktu bersama ibunya. Sekarang, setelah Hanifa berhenti berharap, bahkan sudah merasa muak, lelaki itu justru mulai menunjukkan perhatian. "Aku benar-benar capek, Mas. Apalagi Tania bel
Última actualización : 2026-09-30 Leer más