Langkah kakiku terasa sangat ringan, namun dipenuhi kekosongan setelah melancarkan perseteruan terbuka di kantor Karina pagi tadi. Aku menyetir mobil kembali menuju apartemen dengan sisa-sisa amarah yang perlahan mulai mendingin di dalam dada. Keberhasilan menelanjangi sandiwara busuk istri sahku di depan para komisaris setidaknya telah mengembalikan sedikit harga diriku yang hancur. Begitu pintu apartemen dibuka, keheningan rumah kembali menyambutku dengan suasana sepi yang teramat hening. Aku langsung melangkah lebar menuju ke kamar tidur utama demi mencari ketenangan batin yang seutuhnya.Aku segera menanggalkan seluruh pakaian kerjaku hingga tubuhku bertelanjang dada tanpa sehelai benang pun yang melekat. Sebelum melangkah menuju kamar mandi dalam, aku sempat berdiri terpaku sejenak memandangi pantulan diriku di depan cermin besar. Pandangan mataku perlahan turun ke arah bawah perutku , tepatnya milikku yang kini tampak bersih pelontos sisa cukuran beberapa hari lalu. Kupandan
Last Updated : 2026-10-21 Read more