"Sayangnya... hal itu tidak akan pernah terjadi, Freya," pangkas Nathan cepat dengan suara yang teramat rendah dan mantap.Nathan menatap lekat-lekat setiap inci wajah Freya yang kini mendadak tegang.Tanpa peringatan, tangan kanannya yang terulur perlahan bergerak maju, meraup dan menggenggam erat telapak tangan dingin Freya yang gemetar di atas meja.Deg!Sentuhan kulit yang sudah begitu lama dirindukan oleh seluruh jaringan sarafnya itu seketika mengirimkan getaran sengatan listrik yang hebat.Freya membeku di tempatnya, matanya membola sempurna saat arus hangat menembus telapak tangannya dan menjalar ke seluruh pembuluh darahnya."N-Nathan... lepas," cicit Freya panik, mencoba menarik tangannya kembali."Lepasin tangan saya..."Namun Nathan justru mempererat genggamannya, menyatukan buku-buku jari mereka tanpa memberi celah.Pria itu memajukan tubuhnya, menatap Freya dengan pijar mata yang teramat tajam."Tubuh kamu itu sudah terkunci sama saya, Freya," bisik Nathan penuh penekana
Last Updated : 2026-09-27 Read more