Freya langsung terkekeh sayu mendengar perkataan Karin barusan. Tawa singkat yang terkesan sangat pahit dan penuh dengan keputusasaan yang terpendam."Ngaco lo," gumam Freya pelan, kemudian mendongak dan menatap Karin dengan tatapan lelah."Kalau emang Nathan menikah di sana, kenapa John dan keluarga besarnya masih ada di sini? Mana mungkin adiknya santai-santai aja keluyuran di Jakarta kalau kakaknya lagi nikahan di Jerman?"Karin mengerjapkan matanya beberapa kali, lalu menaikkan kedua alisnya tinggi-tinggi.Ia kemudian mengelus dagunya perlahan, tengah mencerna ucapan sahabatnya itu."Eh, iya juga ya. Ada benarnya juga omongan lo."Seketika itu juga, Karin menerbitkan senyum lebarnya kembali. Rasa lega terpancar jelas di wajahnya."Yah, asalkan bukan mau nikah atau tunangan sama bule di sana, kayaknya posisi lo masih aman-aman aja sih, Frey!"Namun, senyum Karin mendadak luntur saat melihat raut wajah Freya yang sama sekali tidak bersemangat.Karin memajukan tubuhnya, menopang dagu
Last Updated : 2026-09-24 Read more