Brak! Gagang pintu bergerak kasar dan pintu kayu kontrakan Cita tiba-tiba terbuka lebar. Rayhan, tetangga sebelah kontrakannya, berlari masuk dengan wajah pucat pasi dan napas memburu. Bahkan, tanpa mengucap sepatah kata pun, Rayhan langsung menutup rapat pintu kayu tersebut dan memutar kuncinya dari dalam. "Mas Rayhan?! Kamu gila, ya?!" semprot Cita setengah berbisik, matanya melotot murka sambil mempererat dekapan pada Zain, bayinya, agar tak terbangun lagi yang bahkan belum sempat ia baringkan. "Nggak sopan banget main masuk rumah orang malam-malam!" Sebenarnya, Zain memang bukan anak Cita. Perempuan 23 tahun itu masih gadis. Namun, karena kakaknya meninggal setelah melahirkan Zain, Cita yang tak lagi memiliki keluarga terpaksa merawat bayi itu, merantau jauh dan menyewa kontrakan sederhana itu. Sayangnya, warga desa yang gemar bergosip selalu menuduh Zain sebagai anak hasil hubungan tidak jelas Cita di masa lalu. Label 'Janda Cantik' pun menempel padanya begitu saja. Cita ya
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-09 อ่านเพิ่มเติม