Dua jam berlalu dengan ketegangan yang berhasil Abby redam di balik sikap profesionalnya. Setelah memastikan materi pelajaran selesai, Abby merapikan buku-bukunya ke dalam tas kanvasnya dan segera pamit pulang."Terima kasih untuk hari ini ya, Kak Abby. Hati-hati pulangnya," ucap siswi SMA itu saat mengantarkan Abby hingga ke teras depan rumah.Ibu siwa itu yang baru selesai membersihkan diri juga ikut keluar. "Abby, kamu beneran mau pulang sendiri? Tante pesankan taksi aja ya dari sini? Udah malam banget lho ini.""N-nggak usah, Tante, terima kasih banyak," tolak Abby halus, memaksakan seulas senyum meski jantungnya berdebar cemas. "Saya bisa naik bus, kok.""Beneran nggak apa-apa?" tanya Mama Dita memastikan. "Tante agak khawatir soalnya jalanan di blok ini kalau malam sepi sekali.""Iya, Tante, nggak apa-apa. Saya pulang dulu, ya." pamit Abby cepat.Begitu ia melangkah keluar dari pekarangan rumah itu, udara malam langsung menyergap kulitnya. Jalanan perumahan elit itu benar-bena
Last Updated : 2026-10-14 Read more