Sejujurnya, Rhysaka adalah tipe lelaki idaman Ofelia. Gagah, kaya, karismatik, mempesona dan matang. Apalagi pada Rhysakalah Ofelia memberikan kesuciannya. Tetapi dia sadar diri, apa pun yang telah terjadi di antara dirinya dan Rhysaka, pria itu tetaplah suami ibunya. Ofelia tidak boleh mengharapkan apa pun.Dering ponsel tiba-tiba mengejutkan keduanya. Rhysaka mengerjap. Untuk sepersekian detik tangannya masih berada di pipi Ofelia, seolah enggan melepaskan momen itu. Tapi ponselnya terus berbunyi, tidak mau diabaikan.Dia merogoh saku, menarik ponsel keluar, dan begitu matanya menangkap nama yang terpampang di layar, rahangnya mengeras seketika.Dari Ambar.Rhysaka menjauhkan tubuhnya dan menerima telepon dengan posisi membelakangi Ofelia."Halo, Ambar. Oh, sudah sampai. Iya, aku baik. Kamu jangan khawatir, nikmati saja liburannya."Ofelia menandangi punggung lebar Rhysaka dengan perasaan tidak menentu. Inilah kesempatannya. Tanpa berpikir dua kali, Ofelia bergerak cepat. Dia menyel
Last Updated : 2026-09-21 Read more